Kamis, 05 Oktober 2017

Semut, Lalat, dan Kebenaran Al-Qur'an

Oleh : Deni bin Mu'min

Semut akan datang memakan makanan yg telah beberapa saat ditinggalkan oleh manusia, semut tidak akan berani mendatangi makanan jika makanan itu masih ada di tangan manusia.

Sedangkan lalat, dia akan berani datang meskipun manusia masih menikmati makanan tersebut. Bahkan tidak sendirian, dia datang bersama beberapa lalat lainnya. Maka dari itu Allah katakan di dalam Al-Qur'an bahwa lalat itu kerjaannya merampas/merampok (سلب), yakni merampas makanan yang sedang dinikmati oleh manusia.

Makanan yang diambil oleh semut, manusia masih bisa mengambilnya kembali, karena semut menggigit makanan itu dengan sepasang rahangnya (istilah biologinya rahang ini disebut mandibula), dan semut bisa melepaskan kembali makanan itu dari capitan rahangnya jika semut itu terancam bahaya dari manusia.

Sedangkan lalat, mandibula (rahangnya) sangat kecil, mulutnya memiliki labium, yakni semacam belalai untuk menghisap, sehingga jika makanan itu sudah dihinggapi lalat, dapat dipastikan manusia tidak dapat mengambil kembali apa yang telah dihisap oleh lalat tersebut.

Sempurnalah firman Allah عز وجل yang telah menciptakan lalat. Pada saat ayat ini diturunkan kepada nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, manusia belum mengenal mikroskop, sehingga tidak dikenal istilah mandibula, labrum, dan labium. Tapi Allah sudah menjelaskan bahwa lalat itu merampas (سلب) dengan labiumnya, dan apabila makanan kita telah dirampas oleh lalat maka tidak akan bisa kita ambil lagi.

Firman Allah yang maha benar yang saya maksudkan adalah surat Al-Hajj ayat 73 berikut ini :

يٰٓأَيُّهَا النَّاسُ ضُرِبَ مَثَلٌ فَاسْتَمِعُوا لَهُ ۥ ٓ  ۚ  إِنَّ الَّذِينَ تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ لَنْ يَخْلُقُوا ذُبَابًا وَلَوِ اجْتَمَعُوا لَهُ ۥ

   ۖ  وَإِنْ يَسْلُبْهُمُ الذُّبَابُ شَيْئًا لَّا يَسْتَنْقِذُوهُ مِنْهُ  ۚ

ضَعُفَ الطَّالِبُ وَالْمَطْلُوبُ

"Wahai manusia! Telah dibuat suatu perumpamaan. Maka dengarkanlah! Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah tidak dapat menciptakan seekor lalat pun walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya.

Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, mereka tidak akan dapat merebutnya kembali dari lalat itu.

Sama lemahnya yang menyembah dan yang disembah."
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 73)_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sahabatku