Sabtu, 15 Desember 2012

Konsep Rindu



“Kerinduan itu tertuju untuk masa yang telah berlalu dan masa yang akan datang”
      Anda tentu senang kan jika pasangan Anda merindukan Anda? ya tentu saja Anda senang, karena itu artinya pasangan Anda ingin selalu bersama-sama dengan Anda. Saya ingin meneruskan kalimat saya di atas itu begini: “Kerinduan itu tertuju untuk masa yang telah berlalu dan masa yang akan datang. Maka di masa sekarang, berbuatlah sesuatu yang dapat menjadikan ia rindu kepada Anda.” Berikanlah senyuman terbaik Anda kepadanya saat ini, nanti dia akan merindukan senyuman Anda ketika Anda sedang jauh. Berikanlah perhatian terbaik Anda kepadanya saat ini, nanti dia akan merindukan perhatian Anda ketika Anda sedang jauh. Berikanlah pelayanan senggama terbaik Anda kepadanya saat ini, nanti dia akan merindukan Anda ketika Anda sedang jauh. Hehehe, makanya jangan ninggalin pasangan Anda kelamaan ya. Kalau Anda adalah orang yang menyebalkan mungkin pasangan Anda tidak akan merindukan Anda, malah mungkin ia lebih senang ketika tidak ada Anda di depan matanya. Rumah tangga Islam yang baik tentu jangan sampai demikian ya wahai saudara. Apalagi Anda sudah memiliki buku ini, cobalah praktekkan ilmu yang sudah Allah kasih ini. Dan ingatlah kata kunci yang sebelumnya kita bahas, “semakin banyak Anda berdua menghabiskan waktu bersama-sama, maka akan semakin banyak rasa cinta diantara Anda berdua.”
           Bagi Anda yang masa lalunya pernah pacaran dan tiba-tiba merindukan mantan pacar Anda yang tidak jadi menikah dengan Anda, atau bagi Anda yang pernah menikah dan merindukan mantan suami/istri Anda, tepiskanlah perasaan itu. Saya akan mengarahkan jalan pikiran Anda dengan cara berikut ini: ingatlah bahwa Anda sekarang sedang melaju di kereta rumahtangga bersama pasangan Anda yang sekarang, bukan bersama si mantan. Artinya, perasaan rindu Anda akan sia-sia dan hanya akan menyakitkan hati saja. Apakah Anda mau melompat untuk pindah ke kereta rumahtangga orang lain, padahal kereta Anda sedang melaju? Tentu ini akan membahayakan Anda, mematikan Anda, dan Andapun tidak jadi mencapai stasiun akhir tujuan kereta rumahtangga Anda. masih ingat kaan? Tujuan stasiun akhir Anda kan surga, untuk menatap wajah Allah bersama-sama dengan keluarga Anda. Jika Anda sudah naik kereta rumahtangga ini dan ingin sampai ke tujuan (surga) maka jangan coba-coba untuk merindukan naik kereta rumahtangga lain, apalagi dengan lompat atau minta diturunkan di tengah jalan, kecuali jika masinis Anda sudah salah jalur (seperti dalam pembahasan sebelumnya).

(Deni bin Mu'min)_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sahabatku